TANGIBLE ASSETS
Assets are the economic resources that will benefit the business in the future. Assets may take many forms but they are expressed in monetary terms. Some assets may have identifiable physical characteristics, such as land, building and equipment. Others may simply represent claims for payments or services or prepayment for future services. In the balance sheet, the assets are usually listed in an established order : the most liquid assets (cash, receivables, supplies, etc) are listed before the more permanent ones (land, buildings, and equipment).
Assets are usually recorded at their acquisition price, or cost. The recorded costs of assets may be reduced for a variety of reasons. Supplies are used up and assets such as buildings and equipment depreciate. For example, paper is used and cannot be reused while the value of a computer decrease over time.
The following assets accounts, the detailed record of changes that have occurred in assets, are common to many firms.
Cash. The cash account shows the cash effects of business’s transactions. Cash means money and any medium of exchange that banks accept at face value. Cash includes currency, coins, money orders, certificates of deposits, and checks. The Cash account includes all cash items whether they are kept on hand, in a safe place, in a cash register, or in a bank.
Notes Receivable. A business may sell its goods or service in exchange for a promissory note, which is a written pledge that the customer will pay the business a fixed amount of money by a certain date. The Notes Receivable account is are cord of promissory notes that the business expects to collect in cash.
Account Receivable. A business may sell its goods or services in exchange for an oral or implied promise for future cash receipt. Such sales are made on credit (on account). The Account Receivable account contains these accounts.
Prepaid Expenses. A business often pays certain expenses in advance. A prepaid expense in an assets because the business avoids having to pay cash in the future for the specified expense. The ledger holds a separate asset account for each prepaid expense. Prepaid Rent and Prepaid Insurance are prepaid expenses that occur often in the business. Office supplies are also accounted for as prepaid expenses.
All the above assets make up the current assets. In addition to these accounts, a business has separate account for land, buildings (e.g. the costs of the office and warehouse), equipment, furniture and fixtures, as well as intangible assets.
ASET BERWUJUD
Aset adalah sumber daya ekonomi yang akan menguntungkan bisnis di masa depan. Aset dapat mengambil banyak bentuk, tetapi mereka dinyatakan dalam istilah moneter. Beberapa aset mungkin memiliki karakteristik fisik yang dapat diidentifikasi, seperti tanah, bangunan dan peralatan. Orang lain mungkin hanya merupakan klaim untuk pembayaran atau jasa prabayar untuk layanan masa depan. Dalam neraca, aset biasanya tercantum dalam urutan didirikan: aset yang paling likuid (cash, piutang, persediaan, dll) yang terdaftar sebelum yang lebih permanen (tanah, bangunan, dan peralatan).
Aset biasanya dicatat sebesar harga perolehan, atau biaya. Biaya tercatat aset dapat dikurangi untuk berbagai alasan. Persediaan digunakan dan aset seperti gedung dan peralatan depresiasi. Sebagai contoh, kertas yang digunakan dan tidak dapat digunakan kembali sedangkan nilai penurunan komputer dari waktu ke waktu.
Akun aset berikut, catatan rinci perubahan yang telah terjadi dalam aset, yang umum untuk banyak perusahaan.
Uang Tunai. Rekening kas menunjukkan efek kas dari transaksi bisnis. Kas berarti uang dan setiap alat tukar yang bank menerima mentah-mentah. Kas meliputi mata uang, koin, wesel, sertifikat deposito, dan cek. Akun kas mencakup semua item cash apakah mereka tetap di tangan, di tempat yang aman, di kasir, atau di bank.
Catatan Piutang. Sebuah bisnis dapat menjual barang atau jasa dalam pertukaran untuk surat promes, yang merupakan janji tertulis bahwa pelanggan akan membayar usaha jumlah tetap uang pada tanggal tertentu. Akun Wesel Tagih adalah adalah tali promes mencatat bahwa bisnis mengharapkan untuk mengumpulkan uang tunai.
Piutang Dagang. Sebuah bisnis dapat menjual barang atau jasa dalam pertukaran dengan janji lisan maupun tersirat untuk penerimaan kas masa depan. Penjualan tersebut dilakukan secara kredit (pada account). Akun Piutang berisi account tersebut.
Biaya Dibayar Dimuka. Sebuah bisnis sering membayar biaya-biaya tertentu di muka. Sebuah biaya dibayar dimuka dalam aset karena bisnis menghindari harus membayar tunai di masa depan untuk biaya tertentu. Buku besar memegang akun aset yang terpisah untuk setiap biaya prabayar. Sewa dibayar di muka dan Asuransi dibayar dimuka biaya dibayar di muka yang sering terjadi dalam bisnis. Perlengkapan kantor juga menyumbang biaya yang dibayar di muka.
Semua aset di atas membentuk aktiva lancar. Selain account tersebut, bisnis memiliki rekening terpisah untuk tanah, bangunan (misalnya biaya kantor dan gudang), peralatan, perabot dan perlengkapan, serta aset tidak berwujud.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar